DREAM AHEAD

Menu
  • Home
  • Technopath
  • Way of Life
  • Cafetaria
  • Souvenir
  • Profil
Tampilkan postingan dengan label Motivasi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Motivasi. Tampilkan semua postingan

Senin, 15 Februari 2016

The Power of Pengejar Mimpi

By dream altar07.32Motivasi, Way of Life Tidak ada komentar
Pada artikel sebelumnya kita sudah membahas mengenai enam dimensi kehidupan yang mendominasi setiap keinginan manusia. Sedikit review enam dimensi kehidupan tersebut adalah dimensi raga, dimensi jiwa, dimensi emosional, dimensi spiritual, dimensi material dan dimensi kontribusi. Setiap manusia pastilah memiliki keenam sisi dimensi kehidupan tersebut. Namun sayangnya, kita tidak dapat mengondisikan keseimbangan terhadap enam dimensi kehidupan tersebut. Alhasil kecenderungan di salah satu sisi dimensi kehidupan akan mendominasi gaya hidup kita kawan. Yah, kita telah sama - sama bahas, bahwa dominasi di salah satu dimensi tersebut menjadi faktor bagi kelelahan ataupun kegalauan dalam mencapai target mimpi kita :(
Nah bagaimana solusinya? Mimin bakalan bahas tuntas disini (y)


Kata kunci yang harus kita pahami terlebih dahulu adalah bahwa "Setiap impian ataupun mimpi kita adalah pengundang ujian/masalah". Yah mungkin pernyataan tersebut agak membingungkan buat kalian pahami. Mungkin kalian akan berpikir "Masa impian mengundang masalah? Apa berarti kita tidak boleh mempunyai impian? Oke bersabarlah kita akan coba cerna lebih dalam pernyataan tersebut.

Mungkin sebagian dari diri kalian selalu terbayang pemikiran mimpi atau hasrat memiliki sesuatu. Misal jika ditanya apa mimpi yang ingin kamu wujudkan tahun ini? Sebagian pasti berpikiran ingin membeli rumah, membeli mobil mewah, membeli gadget baru, mau uang yang banyak, ingin membahagiakan hidup orang tua atau segala bentuk kesenangan lainnya yang mungkin kalian inginkan atau sedang kalian upayakan. Namun sayangnya sedikit sekali dari kita untuk menyadari konsekuensi dari mimpi kita tersebut. Kita tidak menyadari bahwa kita telah mempertaruhkan semua yang kita miliki untuk meraihnya. Hasilnya adalah saat kita masih di tengah perjalanan tersebut kita telah kelelahan sendiri. Efek lanjutnya kita galau, dan timbul keluhan yang tak hanya membuat raga kalian melemah tetapi mental kalian menjadi menyerah.


Konsep kehidupan yang perlu kita pahami selanjutnya adalah bahwa "Jika kita menghendaki kehidupan yang mudah, jangan salahkan Tuhan jika anda dikarunai hidup dengan cerita murah". Jadi intinya setiap keinginan besar itu tidak akan dapat dicapai oleh orang yang berkapasitas biasa. Kita semua harus sadari bahwa ujian yang sedang kita alami dalam pencapaian mimpi, itu adalah suatu anugerah yang diberikan Tuhan agar kita menjadi manusia yang mempunyai kapasitas luar biasa. Tidak akan mungkin Tuhan menitipkan keberlimpahan kepada mereka yang tak mengerti cara menghargai sebuah nikmat rezeki dan mahalnya sebuah kerja keras. Jadi tetaplah berpikiran positif dan refleksikan kembali tujuan awal mimpi kita saat berada diambang kelelahan. 

Kembali ke bahasan enam dimensi kehidupan, Pada dasarnya enam dimensi tersebut dapat diibaratkan sebagai bahan bakar sebuah Tabung Energi. Yang dimaksud dengan tabung energi tersebut adalah semangat dan antusiasme yang timbul dari dalam dan menjadi makanan bagi mental setiap manusia yang sedang bekerja keras mewujudkan impiannya dan mempertahankan keyakinannya. Yah, tabung energi ini nyata ada di dalam diri kita. 

Jika kita mendapati diri kita sedang lelah ataupun mengeluh dalam berjuang meraih mimpi, maka dipastikan hal itu adalah saat dimana kita harus mengisi tabung energi. Perhatikanlah diagram yang berada dibawah ini. 

Isi dari tabung energi sangat bergantung dan dipengaruhi oleh keenam dimensi kehidupan yang mengelilinginya. Dan apabila kita hanya berfokus pada satu dimensi, maka isinya tidak akan sempurna. Akibat dari ketidak-sempurnaan tersebut, pantaslah di antara kita merasa keterbatasan energi yang berujung pada kelelahan dan kepayahan di tengah jalan. Ingat !!! Keseimbangan di antara keenamnya adalah penting. Karena keenamnya menjadi parameter penyumbang energi bagi manusia. Kemudian bagaimana seharunya kita mengisi tabung energi tersebut ? Kita bisa membagi porsi yang seimbang untuk setiap harinya atau setiap minggunya dengan memperhatikan detail enam dimensi kehidupan tersebut, Oke langsung aja kita bahas detailnya.


Raga haruslah bugar. Dalam bekerja secara maksimal kita tentunya memerlukan tubuh yang sehat, kuat dan bertenaga. Hal itu tidak dapat dipungkiri karena kita dalam berjalan meraih mimpi alasan sakit - sakitan tidak boleh menjadi batu sandungan. Aturlah pola waktu olahraga dengan baik dan teratur. Tidak perlu dengan fasilitas yang mahal, bisa juga dengan jalan pagi tiap hari selama 15 menit pun, dapat menyegarkan tubuh dan menyegarkan mental kita sebelum beraktifitas bekerja. Selain itu beri nutrisi yang terbaik untuk tubuh kita dengan makan - makanan bergizi. Minimal dalam satu hari kita tidak boleh melewatkan porsi menu sayuran ataupun buah - buahan. Istirahat yang cukup juga harus diperhatikan dan jangan dibiasakan begadang apabila tidak diperlukan. Kata kuncinya adalah, apabila kita memperlakukan tubuh kita dengan baik berarti sama dengan kita telah bersyukur atas salah satu karunia Tuhan ini. Dan selanjutnya Tuhan pun akan memberikan ridho dan memudahkan langkah kita dalam meraih mimpi.


Jiwa harus senang. Jiwa kita adalah sosok yang selama ini menemani kita dengan begitu setia. Oleh karena itu kita harus pandai dalam menghargainya. Coba kita bayangkan jika jiwa kita tidak mendapat perlakuan yang baik. Bayangkan ketika kamu mempunyai karyawan yang begitu setia kepadamu tapi kamu tak pernah memberinya bonus. Mungkin sang karyawan tersebut akan resign segera dari tempatmu bekerja. Jadi jangan sampai jiwa mu resign juga, karena hal itu akan akan merepotkan. Jiwa yang terawat akan membentuk mood mental kita lebih berambisi dan pastinya akan memberikan sumbangan energi positif ketika kita berusaha menghadapi segala problematika kehidupan. Kita bisa mengatur waktu liburan untuk memanjakan jiwa kita ini. Seperti seminggu sekali atau sebulan dua kali dengan meluangkan waktu berwisata bersama keluarga ditempat rekreasi kesukaanmu. Selain itu anda pun bisa memanjakan jiwamu dengan membeli pakaian terbaik yang kamu inginkan atau makan bersama orang terkasihmu di tempat yang terbaik. Kita juga bisa mengandalkan hobi kita, untuk membuat gairah jiwa kita tetap terjaga. Tetapi ingat, tidak diperbolehkan terlalu berlebihan dalam memanjakan jiwa kita. Karena kita harus tetap fokus dengan tujuan kita sebelumnya.


Keluarga yang mendukung dan mendoakan. Inti energi dari dimensi emosional adalah menjaga hubungan yang baik dengan orang - orang kesayangan di sekeliling kita, agar mendapat restu dan dukungan dari orang - orang tersebut. Hubungan yang baik tersebut akan sangat diandalkan ketika kita sedang jenuh ataupun diambang kata menyerah saat sedang berusaha meraih mimpi. Dan lingkungan yang paling dekat dengan kita sehari - hari adalah keluarga. Bukankah semua inti dari mimpi kita adalah membahagiakan mereka bukan? Doa dan dukungan dari keluarga sangatlah berarti. Namun ini hanya akan terjadi jika hubungan kita dengan keluarga baik. Kita dapat bayangkan apabila hubungan buruk yang kita alami di dalam keluarga telarut dalam kondisi kerja yang sedang kita perjuangkan. Alhasil pencapaian target kerja pun menjadi tidak maksimal karena kita tidak dapat berkonsentrasi dengan benar. Kita juga harus tetap memahami bahwa sesuatu hal baik yang kita berikan kepada keluarga kita pastilah mendapatkan balasan kebaikan yang setimpal. Perhatian khusus dan kasih sayang kepada orang - orang yang kita cintai itu akan membuat senyuman kepuasaan yang hebat. Pada tahap tersebut ketika semua keluarga dan kita dalam kondisi saling mengerti, maka apapun hasil jerih payah yang kita raih meskipun sedikit tentunya akan dapat diterima oleh mereka dengan rendah hati. Selanjutnya mereka pun akan tetap mendoakan dan mendukungmu untuk tidak menyerah dan bersemangat mewujudkan impianmu.


Ridho Tuhan adalah Sumber Energi Terbesar. Sudahkah kita sholat hari ini? Sudahkan kita beribadah kepada-Nya hari ini? Sudahkah kita bersyukur terhadap kehidupan yang diberikan oleh-Nya hari ini? Konsep inilah yang sangat sering kita lupakan. Padahal kita harus sadari bahwa kehidupan, peluang teraihnya mimpi dan semua yang tersedia di alam ini merupakan anugerah yang paling indah dari Tuhan yang diberikan kepada kita. Bukankah Tuhan mu sungguh sayang kepadamu? Tetapi kenapa dirimu lupa ataupun tak pernah untuk berterimakasih kepada-Nya? Berbuat baiklah kepada Tuhanmu maka Beliau akan memberikan balasan setimpal untukmu. Tidak hanya melalui doa dan bersyukur atas apapun yang telah teraih namun juga dengan melakukan segala anjuran kebaikan dan kewajiban yang Tuhan kita senangi tentunya. Segala sisi kehidupan haruslah kita niatkan untuk beribadah kepada-Nya dan bukan untuk meraih kepuasan materi atau jiwa semata. Suntikan energi yang hebat akan kita rasakan apabila kita mampu menjaga hubungan yang baik dengan Tuhan kita. Ya kalian benar, karena Tuhan adalah pemilik segalanya dan Beliau adalah Maha Pengasih dan lagi Maha Penyayang.


Milikilah Harta yang Memiliki Rasa.Sebuah opini publik mengatakan bahwa "Uang (materi) bukanlah segalanya''. Namun kita tidak memungkiri bahwa tanpa materi kita tidak dapat meraih kebahagian. Kita harus bijak dalam menyikapi hal ini karena materi merupakan salah satu sumber energi yang harus kita isi pada Tabung Energi. Semua impian besar yang kita inginkan pastilah membutuhkan dana keuangan yang besar pula. Maka penimbunan harta cadangan untuk mengantisipasi saat resiko jatuh meraih mimpi memang harus dipersiapkan dengan rapi. Tetapi satu hal yang harus digaris bawahi adalah bahwa harta yang kita susun haruslah memiliki RASA dan bukan hanyalah ANGKA semata. Perlakukan harta kekayaan kita sesuai dengan cara - cara yang disukai oleh Tuhan kita. Belanjakan lah mereka dengan baik dan hindari perlakuan borosmu. Kita mungkin boleh bernafsu memiliki dan mengumpulkannya, namun tidak dengan melupakan aturan - aturan Tuhan yang telah Beliau tetapkan. Bangun motivasi mu dengan memahami bahwa tidak ada satupun manusia yang dilahirkan untuk menjadi orang miskin kecuali karena kemalasannya.


Raihlah Sebanyak Mungkin Senyuman Orang. Memberi dan saling tolong menolong antar sesama merupakan bentuk nyata dari peran energi dimensi kontribusi. Senyuman dan ridho dari banyak orang akan menjadi suntikan energi yang besar bagi kita dalam meraih mimpi. Kita tentu banyak menjumpai banyak dermawan yang justru semakin kaya ketika berbagi. Namun semua itu harus didasari dengan keikhlasan yang benar - benar tulus dan niat melakukan kontribusi tersebut untuk beribadah kepada - Nya. Dengan saling peduli antar sesama maka orang disekitarmu pun tak akan segan untuk memberikan doa, dukungan ataupun membantumu. Jika hubungan keterkaitan tersebut telah terbentuk dan saling peduli maka hal itupun akan memberikan suntikan energi yang begitu besar bagi kita.

Oke, semua keenam aspek pengisi Tabung Energi telah kita bahas. Cobalah rasakan kawan, apabila kita mampu mengusahakan semua dimensi kehidupan tersebut dengan kondisi seimbang tentulah kehidupan kita akan dipenuhi dengan ambisi penuh energi yang tak ada habisnya. Dan hal itu dapat membantu mendongkrak kita agar tidak mengalami kelelahan fisik karena raga tetap bugar, jiwa kita senang, keluarga mendukung, ridho Tuhan tetap tercurahkan, harta berkah dan berasa, serta banyak orang disekitar kita yang tersenyum dan berdoa untuk kita. Jadi dapat dipastikan kita tidak akan merasa susah payah meraih tujuan hidup sebesar apapun. Menyenangkan bukan ? maka dari itu yuk kita seimbangkan enam dimensi kehidupan tujuan hidup agar menjadi pengisi yang baik bagi Tabung Energi kita. Jika salah, segera perbaiki dan berbenah agar esok tak lelah mencari berkah.
Tetap semangat dan berambisi kawan, dan teruslah perjuangkan mimpimu yang nyata. DREAAAM AHEAAAAD!!! (y)


Dikutip dari
The Savior - Andre Raditya
Read More

Kamis, 04 Februari 2016

Enam Dimensi Kehidupan

By dream altar02.23Motivasi, Way of Life Tidak ada komentar
Setiap manusia pasti memiliki misi hidup yang sesuai dengan hasrat yang dimilikinya masing - masing. Melalui misi hidup tersebut manusia mencoba membuat planning, seperti target harian agar mimpi mereka dapat terwujud. Namun ada kalanya ketika mereka bertindak dalam mengejar target tersebut, raga mereka terasa kelelahan bahkan malas untuk bergerak. Semakin dikejar target tersebut semakin lelah dan putus asa saja rasanya. Alhasil, misi kehidupan tersebut sekadar menjadi sebuah impian belaka. Itulah dilema kehidupan yang banyak dialami oleh kebanyakan orang pada masa ini.


Nah, agar mimpi kalian cepat terwujud dan tidak menjadi khayalan belaka, yuk kita simak penjelasan berikut.

Kehidupan manusia pada dasarnya dapat kita bagi menjadi beberapa parameter. Parameter tersebut dapat juga disebut dengan dimensi kehidupan, yang akan kita bagi menjadi 6 aspek, yaitu :

  • Dimensi Raga
  • Dimensi Jiwa
  • Dimensi Emosional
  • Dimensi Spiritual
  • Dimensi Materi
  • Dimensi Kontribusi
Hampir sebagian besar dari kalian semua tidak menyadari bahwa diri kalian berada dan terbawa pada salah satu dominasi dari salah satu dimensi kehidupan tersebut. Kita akan mencoba mencari tahu ciri - ciri dari setiap dimensi tersebut.

Dimensi Raga
Dimensi ini memiliki tujuan hidup yang berfokus pada kesehatan tubuh, kebugaran fisik, ataupun penampilan jasmani. Disekeliling kehidupan kalian, pasti pernah menemui beberapa orang yang rajin berangkat ke gym agar memiliki badan berotot yang menarik. Atau mungkin kalian pernah melihat para kaum hawa pergi ke salon kecantikan untuk memodifikasi wajahnya agar menarik perhatian banyak pria yang melihatnya. Golongan yang memiliki dominasi di dimensi ini akan begitu ringan mengeluarkan uang sebanyak apa pun dan mengalokasikan seluruh energi mereka untuk urusan fisik. Mereka sangat peduli dengan bentuk badan dan kecantikan ataupun ketampanan.


Dimensi Jiwa
Dimensi ini memiliki sisi kebalikan dengan dimensi raga, dimana ketika dimensi raga lebih berfokus pada penampilan jasmani, dimensi jiwa lebih berfokus pada rasa dan hasrat. Rasa dan hasrat yang dimaksud adalah kondisi rohani yang menitik-beratkan pada sebuah kesenangan. Manusia yang memiliki pemusatan diri pada dimensi ini cenderung akan memuaskan diri pada kesenangan yang tak terukur seperti kepuasan, kebanggaan, pujian, kelegaan hati, hilangnya rasa penasaran, pengakuan, dan kesenangan tak terukur lainnya. Contohnya adalah ada beberapa orang yang akan mengupayakan kesenangan mereka saat menaiki gunung paling tinggi di negaranya. Mereka tidak akan keberatan menghabiskan uang, waktu, dan seluruh energinya demi kepuasan hobi tersebut. Bahkan ada beberapa dari mereka yang rela membuang waktu bersama keluarganya demi mendapatkan kesenangan pada tujuan hidup ini.


Dimensi Emosional
Tujuan hidup ini muncul karena keinginan untuk merasa aman dan seimbang. Dimensi ini berpusat pada sebuah keterikatan hubungan yang hangat dan memberikan rasa aman pada keluarga ataupun kumpulan tertentu. Biasanya orang yang mendominasi dimensi ini akan menempatkan kepentingan keluarga atau kelompok sebagai hal yang utama. Keluarga atau kelompok yang mereka perjuangkan bukanlah dianggap sebagai muara, melainkan awal dari segalanya. Orang yang didominasi pemikiran ini tidak akan peduli dengan kondisi kesehatan dan keuangannya, karena yang dianggap penting adalah keluarga. Mereka akan melakukan apapun demi keluarga mereka tersenyum, meski mereka harus mempunyai utang yang menumpuk tanpa sepengetahuan dari keluarganya tersebut. Kadang juga mereka memiliki kondisi psikologis yang memprihatinkan karena tekanan atas kondisi yang selama ini mereka paksakan.


Dimensi Spiritual
Terlihat dari sisi penamaannya, tujuan hidup atau dimensi hidup ini sudah sangat jelas kecenderungan sifat dominasinya bukan? Ya, tujuan hidup tipe ini sangat mengutamakan nilai spiritual atau agama dalam kehidupannya. Mereka akan menggunakan "Prosesi Ibadah" sebagai jalan keluar dari kehidupannya. Seperti contoh kalau di agama Islam, mereka akan menganggap kehidupan itu adalah ibadah seperti sholat, puasa, dzikir dan membaca Al Quran, Namun sayangnya, beberapa dari mereka pun melupakan sisi sosialisasi dalam berhubungan dengan manusia lain. Mereka lupa bersosialisai, memperhatikan keluarga atau memperhatikan keseriusan upayanya sebagai bentuk nyata memperkuat fondasi ekonomi dan kesejahteraannya. Bahkan mungkin dari sebagian mereka pun kurang berminat meluaskan keilmuan di luar ilmu agama karena menganggapnya bukan bagian dari "Prosesi Ibadah".


Dimensi Materi
Dimensi atau tujuan hidup ini memeliki fokus pencapaian mimpi pada keberhasilan mereka dalam mengumpulkan harta kekayaan pribadi. Semakin banyak harta yang mereka miliki, maka mereka akan merasa aman. Mereka akan rajin dan berusaha sekuat tenaga dalam mengumpulkan uang dan terus menerus menambah dan menjaga jumlahnya. Kecenderungan di dimensi ini terkadang akan menyanyangkan apabila tabungan mereka berkurang. Mereka tidak akan pernah bermaksud untuk membelanjakan kekayaannya atau membaginya agar jumlanya tetap melimpah. Contoh paling mudah kalian kenali adalah Paman Gober dari serial Donald Bebek, yang dikenal sebagai kaya raya yang pelit, hehe.


Dimensi Kontribusi
Lawan dari tujuan hidup materi adalah dimensi kontribusi. Kecenderungan orang yang memiliki tujuan hidup di dimensi ini sangat peduli dengan kondisi masyarakat luas. Mereka gemar terlibat dalam perkumpulan relawan dan organisasi kemasyarakatan. Rasa amannya adalah ketika berada di tengah - tengah orang yang membutuhkan bantuan, Namun sekali lagi, ketika kecenderungan pada dimensi ini membuat anda lupa diri terhadap kondisi material pada pribadi diri sendiri. 


Setelah membahas enam sisi dimensi kehidupan tersebut kita menjadi tahu bagaimana sisi baik dan sisi buruk dari masing - masing tersebut. Keenam dimensi kehidupan tersebut sejatinya dimiliki oleh setiap orang. Jika kalian terjebak di salah satu sisi kondisi dimensi kehidupan tersebut, maka konsekuensinnya adalah kalian akan melupakan dimensi kehidupan lain yang akan membuat kekurangan kepuasan pada dimensi tersebut. Keseimbangan diantara keenamnya sangatlah penting, mengingat semuanya dimensi menyumbang kekuatan ataupun energi bagi manusia dalam menjalani kehidupan.

Dan bagaimana cara menyikapi keenam dimensi kehidupan tadi untuk memberi energi dalam meraih mimpi akan dibahas pada artikel berikutnya ya, hehe..

Thanks karena sudah membaca, dan jangan menyerah meraih mimpi mimpimu dan tetap teriakan DREAM AHEAD !!!


dikutip dari,
"The Savior - Andre Raditya"




Read More
Beranda
Lihat versi seluler

Popular Posts

  • The Power of Pengejar Mimpi
    Pada artikel sebelumnya kita sudah membahas mengenai enam dimensi kehidupan yang mendominasi setiap keinginan manusia. Sedikit review enam d...
  • Android Murah, Fitur Mewah
    Teknologi smartphone android sejatinya telah menjadi teknologi yang paling banyak dipakai pada saat ini. Hal ini bisa dibuktikan hampir di l...
  • Enam Dimensi Kehidupan
    Setiap manusia pasti memiliki misi hidup yang sesuai dengan hasrat yang dimilikinya masing - masing. Melalui misi hidup tersebut manusia men...
  • Barisan Musik Indie dengan Segudang Prestasi
    Hai teman - teman pejuang peraih mimpi hehe :D :D :D Kali ini mimin akan mengajak kalian semua untuk rehat sejenak dan sedikit me-review pe...

Recent Posts

Categories

  • Motivasi
  • Musik
  • Smartphone

Blog Archive

  • ▼  2016 (4)
    • ▼  Februari (4)
      • The Power of Pengejar Mimpi
      • Barisan Musik Indie dengan Segudang Prestasi
      • Android Murah, Fitur Mewah
      • Enam Dimensi Kehidupan
Diberdayakan oleh Blogger.

Mengenai Saya

dream altar
Lihat profil lengkapku

Contact

Unordered List

Copyright © DREAM AHEAD | Powered by Blogger
Design by Flythemes | Blogger Theme by NewBloggerThemes.com